6.Bermain Sepak Bola Secara Sederhana
a. Pola Penyerang
Sebelum taktik pola penyerangan, perlu diketahui pengenalan formasi posisi didalam lapangan. Setiap kesebelasan hendaklah mempelajari melakukan gerakan-gerakan tersusun. Umpamanya mulai dari bola pertama digulirkan,bola keluar lapangan, tendangan penjuru, tendangan bebas, dan melemparkan bola masuk.
Untuk menghadapi pertahanan yang rapat, maka diperlukan operan langsung. Mencari ruang kosong merupakan salah satu pola terpenting dalam menyerang, semua pemain hendaknya mencari ruang yang tidak terjaga, tidak peduli akan diberi bola atau tidak. pola penyerangan yang kuat dengan sistem 5.3.2.1 atau sistem ortodok. Dengan jumlah penyerang 5 orang pemain dan hanya 2 pertahanan.
b. Pola Pertahanan
Seorang pemain pertahanan hendaknya berusaha agar pemain lawan tidak leluasa menguasi bola. Kadang-kadang ada perlunya untuk mengikuti si penyerang mana saja ia bergerak, tetapi kadang-kadang adakalanya pemain pertahanan bertahan di daerahnya sendiri.
c. Praktik mewasiti
Bermain sepak bola selalu dibutuhkan seorang pemimpin pertandingan biasa disebut wasit dan dibantu oleh dua orang penjaga garis. Wewenang dan tugas-tugas dari seorang wasit penjaga garis.
1) Tugas wasit
a) Memberikan hukuman tendangan langsung sesuai dengan peraturan permainan yang ada.
b) Memberikan teguran kepada pemain.
c) Memberikan peringatan kepada pemain.
d) Mengeluarkan seorang pemain dari lapangan permainan.
e) Menghentikan pertandingan untuk sementara atau seterusnya.
2) Tugas penjaga garis ditentukan oleh wasit/konsensus
a) Menyatakan bola telah keluar lapangan permainan dan pihak mana yang melempar, mengambil tendangan sudut, dan tendangan gawang.
b) Memberikan isyarat bahwa telah terjadi pelanggaran.
0 komentar:
Post a Comment